Wednesday, 28 December 2011

MBATIK - Tips model busana batik

Batik. Rasanya bukan hal yang asing lagi. kini tidak lagi hari jumat, hampir setiap hari dan kesempatan batik sudah wira-wiri kesana kemari. Mulai dari yang 30ribu sampai yang puluhan juta. Mau yang tulis, print, cap, lukis semua ada, tinggal kantongnya saja mau yang mana. Pada akhirnya batik seperti menjadi komoditi utama dalam fashion. Seperti sebuah a must have dalam lemari baju. Seperti saya, setiap hari Senin harus pakai batik, disaat perusaan lain memakai di hari Jumat. apa akibatnya ya ? bisa ditebak, saya berusaha untuk tampil "berbeda" dengan batik saya. Berbeda dalam artian bisa saja motif, model atau padanannya. Seperti juga Anda bukan ? Setiap wanita selalu ingin tampil berbeda, begitu juga laki-laki saat ini. urusan murah atau mahal itu nomer dua. Urusan nyaman atau tidak itu nomer tiga ( terutama kalau event khusus seperti kondangan). Pokoknya yang penting berbeda, betul nggak ? tetapi kembali lagi pada " batik akhirnya menjadi komoditi utama fashion ", dimana seperti beras, maka akan semkin tipis perbedaanya.

Coba kita mampir ke tanah abang atau thamrin city misalnya sebagai pusat batik di jakarta. hampis bisa dipastikan modelnya pasti banyak yang sama, motif apalagi. Alhasil pasti Anda menjahit batik kesayangan Anda. tapi masalahnya tidak selesai smapai disitu. Anda bingung modelnya, pada akhirnya modelnya sama dengan yang dijual ditanah abang deh :)...

Kalau boleh kasih saran bagi Anda yang ingin menjahit baju batik agar tampil berbeda :
1. Jangan terpaku dengan model busana batik yang ada
2. Cara simple mencari model untuk busana batik adalah model busana non batik ( bahan polos / motif non batik )
3. Kalau bisa tunjukkan ke tukang jahit bajunya ( bisa foto/ gambar, lebih bagus lagi kalau baju aslinya.
4. Usahakan bahan contoh baju tidak terlalu jauh berbeda. misalnya baju katun = batik katun, baju sifon/sutra = batik sutra, bahan keras = batik ditambah bahan pengeras ( jacket/balzer/ bolero ).

selamat berbatik ya, MBATIK :)

No comments:

Post a Comment